Peluncuran roket belakangan ikut dikhawatirkan menjadi penyumbang emisi. Menurut sebuah studi, sisa pembakaran bahan bakar padat roket merusak lapisan ozon. Saat roket-roket berbahan bakar padat diluncurkan, chlorine terlepas secara langsung ke stratosfer tempat di mana chlorine bereaksi dengan oksigen untuk membentuk penghancur ozon chlorine oxides. Peningkatan frekuensi peluncuran ekspedisi ke luar angkasa dan komersial di masa mendatang menjadi kekhawatiran. ”Memang tidak terlalu terlihat penting sekarang, tetapi akan sangat berbahaya untuk 30 tahun ke depan,” ujar salah satu peneliti, Darin Toohey, dari Universitas Colorado. Saat ini berkat hukum internasional, kimiawi penyebab penipisan lapisan ozon, seperti chlorofluorocarbons (CFCs) dan methyl bromide, semakin berkurang. (National Geographic/INE)
Jumat, 17 April 2009
Peluncuran Roket Rusak Ozon
Peluncuran roket belakangan ikut dikhawatirkan menjadi penyumbang emisi. Menurut sebuah studi, sisa pembakaran bahan bakar padat roket merusak lapisan ozon. Saat roket-roket berbahan bakar padat diluncurkan, chlorine terlepas secara langsung ke stratosfer tempat di mana chlorine bereaksi dengan oksigen untuk membentuk penghancur ozon chlorine oxides. Peningkatan frekuensi peluncuran ekspedisi ke luar angkasa dan komersial di masa mendatang menjadi kekhawatiran. ”Memang tidak terlalu terlihat penting sekarang, tetapi akan sangat berbahaya untuk 30 tahun ke depan,” ujar salah satu peneliti, Darin Toohey, dari Universitas Colorado. Saat ini berkat hukum internasional, kimiawi penyebab penipisan lapisan ozon, seperti chlorofluorocarbons (CFCs) dan methyl bromide, semakin berkurang. (National Geographic/INE)
Selasa, 14 April 2009
Pemanas Bertenaga Matahari Raih Penghargaan
Alat memasak bertenaga matahari dengan ongkos pembuatan sekitar Rp 60.000 akhirnya memenangi hadiah 75.000 dollar AS dalam kontes ide cemerlang mencegah laju perubahan iklim di Norwegia, Kamis (9/4).
Jumat, 30 Januari 2009
Dibentuk Forum Konservasi Orangutan
Forum Konservasi Orangutan Kalimantan Timur dibentuk dalam pertemuan multipihak di Samarinda, Kamis (29/1). Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi intensif pemerintah, LSM, perguruan tinggi, dan pengusaha yang ingin menyelamatkan orangutan (Pongo pygmaeus) dari kepunahan. Dalam pertemuan itu,
Kampanye Efisiensi Energi
Efisiensi energi, terutama yang berbasis energi tak terbarukan, layak dijadikan gaya hidup. Apalagi hal itu dikaitkan emisi penyebab perubahan iklim. Setelah serangkaian kampanye pentingnya bergaya hidup ”hijau”, baik perorangan maupun kelompok, organisasi lingkungan WWF Indonesia menyiapkan kampanye efisiensi energi pada 28 Maret mendatang. Caranya, mematikan lampu depan rumah ataupun kantor selama satu jam dari pukul 20.30 hingga pukul 21.30. ”Kami telah berkirim surat ke Presiden dan Gubernur DKI Jakarta untuk turut terlibat di kantornya masing-masing,” kata Direktur Program Iklim dan Energi WWF Indonesia Fitrian Ardiansyah di Jakarta, Rabu (28/1). Istana Kepresidenan, Monumen Nasional, dan Balaikota DKI Jakarta menjadi ikon gedung yang diharapkan terlibat dalam kampanye satu jam itu. Jakarta menjadi bagian dari 74 kota di 62 negara di dunia. Kampanye itu diikuti pemantauan melalui media Google Earth. (GSA)
Minggu, 14 Desember 2008
Perburuan Burung Marak di Pantai Trisik
KOMPAS, Senin, 15 Desember 2008 00:23 WIB
Perburuan burung-burung pantai migran di pesisir Pantai Trisik, Galur, Kulon Progo, DI Yogyakarta, marak. Menurut Dwi Aji Sujatmiko, anggota Bionic (Biologi Universitas Negeri Yogyakarta Ornitologi Club)—organisasi mahasiswa pengamat burung—perburuan
